Cegah Pengangguran Bertambah, Pemkab Boyolali Buka Job Market Fair 2015

ILUSTRASI - Pekerja garmen. (Foto: Sritex)
ILUSTRASI – Pekerja garmen. (Foto: Sritex)

Boyolali, SURAKARTA DAILY ** Bupati Boyolali, Seno Samodro, membuka Job Market Fair, Selasa (19/5/2015) di Gedung Marhen, Jalan Duren Kelurahan Siswodipuran Boyolali.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Boyolali, Purwanto, mengatakan, event Job Market Fair tahun 2015 yang berlangsung selama dua hari, mulai Selasa (19/5/2015) hingga Rabu (20/5/2015), menargetkan 2500 orang pencari kerja, khususnya dari Kabupaten Boyolali.

Menurut Purwanto, sebanyak 40 perusahaan dari berbagai bidang usaha akan berpartisipasi membuka lapangan pekerjaan dalam kegiatan bursa kerja Job Market . Sejumlah 40 perusahaan itu di antaranya percetakan, perbankan, dealer, garmen, industri kertas, jasa, obat-obatan, elektro, pengolahan daging, dan sebagainya.

Dalam kegiatan ini, panitia menyediakan tempat bagi perusahaan untuk melakukan rekrutmen tenaga kerja serta penerimaan berkas lamaran oleh perusahaan.

“Jadi, di tempat itu pula juga akan dilakukan seleksi pencari kerja. Nanti perusahaan pencari kerja dapat melakukan tes tertulis dan wawancara seleksi di lokasi Job Market Fair,” tuturnya.

Sejumlah 40 perusahaan tersebut berasal dari Boyolali. Pada 2014, Boyolali berhasil mencatat pemasukan dari investasi dari perusahaan-perusahaan ini sebesar 4,6 T.

Hal ini semakin menguatkan visi bupati tentang Boyolali sebagai kota yang pro-investasi. Para investor mulai meyakini wilayah Boyolali sebagai daerah layak investasi. Adapun investor yang paling banyak masuk ke Boyolali adalah perusahaan yang bergerak di bidang tekstil serta pakaian jadi.

Boyolali Pro-Investasi

Investasi merupakan salah satu komponen pembentuk pertumbuhan ekonomi. Secara sederhana, investasi diartikan sebagai pengeluaran barang modal yang diarahkan untuk menunjang kegiatan produksi.

Investasi mempunyai multiplier effect luas karena tidak hanya mendorong sisi produksi, namun juga menstimulasi sisi konsumsi. Investasi dalam bentuk penciptaan nilai tambah ekonomi akan mendorong pembukaan dan perluasan lapangan pekerjaan, serta peningkatan pendapatan masyarakat.

Pameran bursa kerja Job Market Fair tahun 2015 bertujuan membantu proses bertemunya pencari kerja dan pengguna tenaga kerja atau pengusaha secara efektif dengan memberikan layanan langsung dan terbuka pada waktu dan tempat tertentu. Untuk itu, Pemkab berharap, pencari kerja turut berpartisipasi.

Dengan diadakannya Job Market Fair diharapkan bisa memberi kesempatan bagi pencari kerja atau pengangguran untuk mencari lapangan pekerjaan, sekaligus bisa menyerap angka pengangguran di Kabupaten Boyolali.