Antisipasi Kekeringan, Pemkab Sragen Bangun Embung ke-43 di Kecamatan Miri

EMBUNG - Embung Technopark di Sragen. Embung menjadi andalan warga Sragen untuk mengantisipasi kekeringan. (Foto: Panoramio)
EMBUNG – Embung Technopark di Sragen. Embung menjadi andalan warga Sragen untuk mengantisipasi kekeringan. (Foto: Panoramio)

Sragen, SURAKARTA DAILY ** Satu embung akan dibangun lagi di Kecamatan Miri Kabupaten Sragen, tepatnya di Desa Brojol. Saat ini, terdapat 42 embung yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Sragen.

Anggaran pembangunan embung di Kecamatan Miri merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Embung akan segera dibangun dan selesai tahun ini. Anggaran sebesar itu digunakan untuk pembangunan fisik.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Pengairan Pertambangan dan Energi (PPE) Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Subagiyono, dirilis Pemkab Sragen.

“Miri dipilih karena daerah tersebut kekurangan air saat kemarau. Embung baru dijadikan salah satu solusi dan merupakan permintaan masyarakat. Menurutnya, selama ini masyarakat di beberapa kecamatan meminta dibangun embung untuk tangkapan air. Namun, karena kemampuan keuangan terbatas, tahun 2015 hanya satu embung yang bakal dibangun,” ujar Subagiyono.

Ia menjelaskan, embung di Kecamatan Miri merupakan permintaan masyarakat dan diajukan ke Pemprov Jateng yang akhirnya disetujui. Salah satu hal yang mempercepat persetujuan pembangunan embung adalah keberadaan tanah kas desa yang dijadikan lokasi pembangunan.

“Lahan untuk embung di Desa Brojol merupakan tanah kas desa, sehingga tidak ada proses ganti rugi,” terangnya.

Seperti ramai diberitakan, Presiden Jokowi telah membuat ketetapan mencapai swasembada pangan (beras) dalam tiga tahun ke depan. Berbagai program dicanangkan, seperti memulai pembangunan banyak waduk/bendungan di berbagai daerah, upaya perbaikan dan pembuatan saluran irigasi di banyak tempat, dan menyebar ribuan traktor untuk banyak petani di berbagai sentra pertanian padi.

Sejalan dengan apa yang dicanangkan Presiden Jokowi, Pemerintah Kabupaten Sragen membuat embung guna menampung air di kala musim hujan dan dapat mengaliri kawasan pertanian di musim kemarau.

Kepala Dinas Pertanian, Eka Rini Mumpuni Titi Lestari, menambahkan, irigasi untuk pertanian di sawah dan ladang di Sragen banyak mengandalkan pasokan dari embung, waduk, dan saluran irigasi lainnya.