Tingkatkan Penerimaan Pajak, Pemkab Wonogiri Terapkan E-Tax Monitoring

ONLINE - Hotel Merista Raya di Purwantoro, salah satu obyek uji coba penerapan E-Tax Monitoring Wonogiri. (Foto: Panoramio)
ONLINE – Hotel Merista Raya di Purwantoro, salah satu obyek uji coba penerapan E-Tax Monitoring Wonogiri. (Foto: Panoramio)

Wonogiri, SURAKARTA DAILY ** Kesadaran masyarakat dalam membayar pajak masih rendah, sementara pajak merupakan tumpuan utama pendapatan asli daerah.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Wonogiri, Haryono, saat sosialisasi E-Tax Monitoring, kerja sama Pemkab dengan PT SMT Indosat , Selasa (24/3/2015), di Ruang Data kompleks Setda.

“Di Wonogiri ada sekitar 168 hotel dan 176 restoran yang belum semuanya bisa ‘dipaksa’ untuk membayar pajak. Dengan adanya E-Tax Monitoring ini diharapkan adanya transparansi untuk memimalisasi kecurangan dalam hal pembayaran pajak. Sehingga tidak ada lagi saling curiga antara wajib pajak dan petugas pajak,” katanya.

E-Tax Monitoring merupakan cara pembayaran pajak secara online dan bertujuan meningkatkan sistem pengawasan dan pemantauan atas pembayaran Wajib Pajak (WP). Dalam hal ini pemerintah kabupaten memberlakukan E-Tax Monitoring kepada usaha-usaha di antaranya hotel, restoran, dan tempat hiburan yang telah memanfaatkan cash register atau mesin kasir.

Smart City

Direktur PT SMT Indosat Semarang, Suharso W. Sulistyo, menyatakan, ke depan ingin menjadikan kabupaten-kabupaten di eks-Karesidenan Surakarta sebagai Smart City. Wonogiri sebagai kabupaten percontohan akan diberikan solusi monitoring dan pelaporan online, dengan mendukungnya dari sisi teknologi, internet, dan aplikasi, serta memberikan ujicoba gratis tiga bulan ke depan kepada wajib pajak yang menjadi percontohan.

“Melalui e- tax monitoring diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pajak Pemda, membantu audit serta good governance dan dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai analisis data perekonomian,” imbuhnya.

Untuk ujicoba tiga bulan ke depan, Pemkab memberlakukan E-Tax Monitoring kepada para wajib pajak di Wonogiri, antara lain Hotel Merista, Hotel Diafan, Hotel Cendrawasih, Ayam Goreng Paryanti, Waroeng Spesial Sambal, Titoti, Ayam Goreng Batas Kota, dan RM Pak Glinding.

Sementara itu, Bupati Wonogiri melalui sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah, Suharno, mengatakan, keberadaan E-Tax Monitoring merupakan terobosan agar penerimaan daerah lebih optimal.

Melalui kerja sama dengan PT SMT Indosat, para wajib pajak akan menerima bimbingan dalam penggunaan cash register berbasis online sehingga dapat termonitor dengan baik omset serta penghitungan pajaknya.

Ia berharap, pajak online dapat meningkatkan kesadaran pentingnya pajak bagi pembangunan Kabupaten Wonogiri. Pemerintah akan terus mendorong dan mengembangkan pemanfaatan teknologi informasi ke bidang lain.

Pajak merupakan tumpuan sumber pembiayaan pembangunan bagi Indonesia. Dari tahun ke tahun, porsi serta kontribusi dalam penerimaan negara semakin besar. Menteri Keuangan mencanangkan tahun ini sebagai momentum kebangkitan pajak nasional. Karena, tahun ini pajak akan menjadi sumber utama penerimaan Indonesia, sebagaimana tertulis dalam APBN. Kontribusi sektor pajak mencapai Rp1.439,7 triliun atau 81,72 persen dari total seluruh penerimaan.

Direktur Jenderal Pajak telah menyiapkan sejumlah terobosan untuk memastikan target penerimaan pajak tahun ini tercapai. Terobosan-terobosan itu antara lain, perbaikan regulasi, baik dalam rangka memperluas basis pajak maupun untuk mendukung penegakan hukum.

Selain itu, terobosan di bidang penagihan aktif, khususnya melalui blokir rekening, penyitaan aset, pencegahan ke luar negeri dan penyanderaan (gijzeling). Ditjen Pajak juga akan melakukan ekstensifikasi dan pengawasan berbasis IT.