Kabupaten Peduli HAM dan LAKIP, Dua Raihan Prestasi Kabupaten Karanganyar di Tahun 2014

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo Memperlihatkan Piagam Penghargaan Kabupaten Peduli HAM
Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo Memperlihatkan Piagam Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

Karanganyar, SURAKARTA DAILY** Hak asasi manusia menjadi persoalan yang penting bagi negara dalam mewujudkan konsepsinya. Bukan hanya menjadi tugas negara melindungi warganya, lebih dari itu, sejak lahir manusia telah mempunyai hak asasi yang harus dijunjung tinggi dan diakui semua orang.

Bersamaan dengan peringatan hari HAM di kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, rabu (10/12/14) lalu, pemerintah Kabupaten Karanganyar berhasil meraih penghargaan sebagai kabupaten yang peduli pada persoalan HAM.

Kabupaten Karanganyar menempati peringkat ke-dua setelah Salatiga, dan mengungguli enam belas kabupaten laiinya di wilayah provinsii Jawa Tengah.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, yang wekali Bupati Karanganyar sebagai penerima penghargaan, mengungkapkan, ada lima kriteria penilaian yakni hak hidup, hak mengembangkan diri, hak atas kesejahteraan, hak atas rasa aman, dan hak perempuan.

“Kabupaten Karanganyar mendapatkan nilai 87,06 jadi urutan ke dua di Provinisi Jawa Tengah, dari 16 Kabupaten/Kota yang mendapatkannya,” terang Rohadi.

Lebih lanjut, Rohadi, mengatakan, kriteria penilaian yang diperoleh rata-rata sudah bagus dengan mendapatkan nilai 10, seperti untuk poin angka kematian ibu, angka kematian bayi, persentase anak usia 7-12 tahun yang belum memperoleh pendidikan tingkat SD, anak usia 13-15 tahun yang belum memperoleh pendidikan tingkat SMP, maupun persentase penyandang buta aksara.

“Namun masih terdapat poin nilai dari kriteria penilaian yang kurang atau dibawah standar, nantinya kita berusaha untuk memperbaiki agar lebih baik lagi dan meningkat,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, menututurkan, bahwa penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada Pemda atas upaya membina dan mengembangkan daerah menjadi Kabupaten/Kota Peduli HAM.

Penghargaan LAKIP 2014

Pemkab Karanganyar, beberapa hari sebelumnya, Senin, (08/12/14) juga meraih penghargaan Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2014 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN dan RB) di Balai Kartini, Jakarta.

Rilis laman Pemkab Karanganyar menyebutkan, evaluasi pada tahun 2014 ini dilakukan bersama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Inspektorat Provinsi masing-masing objek. Nilai rata-rata akuntabilitas kinerja juga mengalami peningkatan, dari tahun lalu 43,82 menjadi 44,90.

KemenPAN dan RB membaginya menjadi enam kelompok yakni AA dengan kisaran nilai 85–100, A dengan 75–85, B dengan 65–75, CC jika nilainya 50-65, C bila nilainya mencapai 30–50, dan D bila objek mendapatkan nilai evaluasi 0–30.

Rohadi Widodo, setelah menerima penghargaan yang diberikan oleh MenPAN dan RB Yuddi Chrisnandi, mengatakan, perolehan prestasi itu menjadi semangat untuk lebih baik lagi di tahun mendatang.

Untuk tahun ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendapatkan nilai CC (Cukup baik) atau 50-65. Hal tersebut sama dengan penghargaan yang juga diraih pada tahun 2013 lalu.

“Kami tentunya berterima kasih kepada seluruh perangkat daerah yang telah menorehkan pretasi tersebut. Semoga ke depan bisa masuk kategori B,” kata Rohadi.

Pihaknya mengharapkan, ujar Rohadi, lebih lanjut, agar semua jajaran perangkat daerah bisa seoptimal mungkin dan bekerja keras lagi untuk peningkatan kesehteraan masyarakat serta mempunyai semangat melayani masyarakat.