FX Hadi Rudyatmoko: Membudayakan Budaya Gotong Royong

Wali Kota Surakarta, RX Hadi Rudyatmoko Memberikan Sambutan Pada Seminar Solo Bervisi Budaya (Foto:Humas)
Wali Kota Surakarta, RX Hadi Rudyatmoko, Memberikan Sambutan Pada Seminar Solo Bervisi Budaya (Foto:Humas)

Kota Solo, SURAKARTA DAILY** Kota budaya, terlanjur melekat sebagai citra dan jatidiri yang tidak bisa dipisahkan dari kota Solo (Surakarta).Sebagai basis budaya Jawa, kelestarian budaya menjadi hal mutlak yang harus dijaga semua elemen masyarakat Surakarta.

Dengan semboyan The Spirit of Java, Kota Bengawan merupakan ruh tersendiri bagi budaya tanah Jawa.

Sebagai Kota Budaya, gotong royong adalah cerminan jatidiri masyarakat Surakarta dan nilai yang harus senantiasa dihadirkan dalam kehidupan sosial masyarakatnya.

Senada dengan itu, Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmoko, mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Kota Solo (Surakarta—red), untuk mewujudkan masyarakat yang wasis, waras, wareg, mapan dan papan.

“Sekaligus membudayakan budaya gotong royong, budaya merawat, budaya memiliki, budaya menjaga dan budaya mengamankan Kota Solo dan lingkungannya,” tambah Rudy, pada peresmian Gedung Kelurahan Stabelan, Jum’at (12/12/14).

Menyambut peresmian Kantor Kelurahan Stabelan yang baru, lebih lanjut, Orang nomer wahid Kota Surakarta, menuturkan, Kelurahan adalah potret pelayanan dan birokrasi Pemerintah Kota Surakarta. Sehingga dengan gedung dan pendhopo kelurahan yang baru dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Dengan adanya gedung baru ini, diharap dapat memacu dan meningkatkan keberhasilan, kemajuan, kesejahteraan masyarakat sekaligus peran kelurahan,” terang Rudi.