Tujuh Tumpeng Lambang Kemakmuran Rakyat Hiasi Doa Bersama untuk Jokowi

Selamatan Pelantikan Jokowi. (Foto: Pemkot Solo)
Selamatan Pelantikan Jokowi. (Foto: Pemkot Solo)

Kota Solo, SURAKARTA DAILY ** Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, memimpin selamatan dan doa bersama atas dilantiknya Joko Widodo menjadi Presiden RI ketujuh di Gladag, Senin (20/10/2014).

Doa bersama diawali dengan naik kereta uap jaladara berisi para relawan. Bertindak sebagai masinis, yakni Walikota sendiri, dengan menempuh rute dari Purwosari hingga Gladag.

Tak ketinggalan, bus tingkat Werkudoro diberangkatkan dari tempat Jokowi menuntut ilmu, yaitu SD Negeri Tirtoyoso Nomor 111 Solo, SMP Negeri I Solo, dan SMA Negeri 6 Solo.

Menurut Walikota, kereta api kuno Sepur Klutuk Jaladara melambangkan sarana para petani untuk mengangkut hasil panen di zaman dahulu. Diharapkan, kepemimpinan Jokowi dapat membawa Indonesia berdaulat pangan.

Ada pula tujuh tumpeng sebagai lambang kemakmuran rakyat dan pemimpin yang bisa mengayomi dan merakyat.

Sesampai di Gladag, ketujuh tumpeng didoakan enam tokoh pemuka agama di Kota Solo. Setelah didoakan, ketujuh tumpeng menjadi rebutan warga yang sudah menanti.

Apresiasi Musik Kebangsaan 2014

Beberapa hari sebelumnya, bertempat di halaman Balaikota Surakarta, Pemerintah Kota Solo juga menyelenggarakan Apresiasi Musik Kebangsaan 2014, tepatnya pada Sabtu (18/10/2014).

Apresiasi Musik Kebangsaan adalah pementasan group band anak muda untuk menyemarakkan dan menciptakan nuansa baru, serta memberikan tempat bagi penyaluran bakat-bakat anak muda dan pengekspresian kemampuan bermusik, sekaligus untuk berkarya dan berkreasi bagi pemuda tanpa mengurangi aktivitas dan kreativitas.

Walikota Solo ikut tampil membuka, sekaligus membaca puisi berjudul ‘Baktiku’ bersama para pengisi acara di atas panggung. Dalam pementasan ini, tak hanya diisi para pelajar dari Kota Solo, tetapi juga dimeriahkan penyanyi ibu kota, Reza Artamevia, yang tampil di akhir acara, sekaligus penutup acara.