Nawasis, Cara Baru Pemerintah Pantau Air Minum dan Sanitasi Wonogiri

Bendungan Serbaguna Waduk Gajah Mungkur. (Foto: Wikipedia)
Bendungan Serbaguna Waduk Gajah Mungkur. (Foto: Wikipedia)

Wonogiri, SD ** Tahukah Anda, apa itu Nawasis? Nawasis adalah singkatan dari National Water Supply and Sanitation Information Services. Ia merupakan pusat data dan informasi berbasis internet yang sedang dikembangkan untuk memantau perkembangan sektor air minum dan sanitasi di Indonesia.

Nawasis tidak hanya mengevaluasi kinerja sektor air minum dan penyehatan lingkungan (AMPL), namun juga kesatuan sistem yang akan memberikan layanan advokasi dan peningkatan kapasitas, untuk meningkatkan pembangunan air minum dan sanitasi.

Nawasis tidak dimaksudkan untuk menggantikan berbagai sistem informasi yang telah ada. Namun, ia menjadi penghubung berbagai sistem data dan informasi yang telah ada di sektor AMPL. Nawasis ditujukan menjadi Kebijakan Pengelolaan Data dan Informasi yang akan diadopsi pada RPJMN 2015-2019.

Menilik geografinya, Wonogiri tentu sangat membutuhkan Nawasis. Karena, beberapa tempat masih hidup dengan ketercukupan air bersih yang minim.

Senin (29/9/2014), sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tergabung dalam Pokja Sanitasi Kabupaten Wonogiri mengikuti kegiatan Lokalatih Pemanfaatan National Water dan Sanitation Information Services Program Percepatan Sanitasi Permukiman (Nawasis PPSP) di Ruang Graha Perencana II Bappeda Kabupaten Wonogiri.

Acara dibuka secara resmi oleh Kabid Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bappeda Kabupaten Wonogiri, Heru Nur Iswantoro.

Kegiatan ini menghadirkan pelatih dari Urban Sanitation Development Program (USDP) Jawa Tengah, Ricard Tobias Daniel, dan City Fasilitator PPSP Kabupaten Wonogiri, Tri Yudianto.

“Sistem ini (Nawasis—red) dibangun bersama-sama oleh pemerintah provinsi dan kabupaten, dan kalau kita ingin cepat mendapat respons atas usulan-usulan kita ke provinsi maupun pusat maka kita harus rajin memasukkan informasi dalam sistem ini,” terang Ricard.

Setiap Pokja dilatih menginput data ke website ppsp.nawasis.info. Data yang dimasukkan diharapkan data riil yang selalu di-update setiap saat, agar perkembangan PPSP dapat terlihat melalui persentase yang muncul dalam data web tersebut.

Hingga 2013, Nawasis telah melakukan kolaborasi yang berhasil menyediakan modul untuk perencanaan penetapan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK), Decision Support System (DSS), dan modul kinerja sektor nasional, provinsi, dan kabupaten/kota.

Saat ini, Nawasis telah disosialisasikan ke lebih dari 300 kabupaten/kota, dengan 208 kabupaten/kota di antaranya mulai mengisikan data ke Nawasis. Secara umum, data dalam Nawasis dibagi ke dalam data umum, data teknis air minum, dan data teknis sanitasi. Ketiga jenis data ini diperlukan untuk menghitung indeks teknis air minum dan sanitasi yang digunakan untuk menentukan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) sektor air minum dan sanitasi.