Bawang Merah Rubaru, Andalan Baru Hortikultura Karanganyar

Gusti Mohammad Hatta saat di Karanganyar. (Foto: Kominfo Karanganyar)
Gusti Mohammad Hatta saat di Karanganyar. (Foto: Kominfo Karanganyar)

Karanganyar, SURAKARTA DAILY ** Potensi agribisnis Kabupaten Karanganyar semakin bergairah. Kini, bawang merah varietas baru jenis Rubaru asal Madura, mulai diperkenalkan dan dikembangkan di kebun petani wilayah Dusun Ngranten, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar.

Budidaya bawang merah jenis baru itu diperkenalkan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) pemerintahan kemarin, Gusti Mohammad Hatta. Dalam penjelasannya, bawang merah tersebut sudah diujicoba di wilayah Jawa Barat dan berhasil.

“Sebenarnya, bawang merah jenis ini sudah kami coba di Bandung. Dan hasilnya memang bagus. Oleh karena itu, kami pun mencobanya di Karanganyar. Hal ini juga didukung oleh wilayah dan iklim di mana bawang ini ditanam,” kata Gusti, Sabtu (11/10/2014), di lokasi penanaman bawang merah.

Menurutnya, bawang merah tersebut memiliki keunggulan. Selain warnanya menarik, Rubaru juga dapat memberikan nilai tambah bagi para petani.

“Bawang ini bila digoreng memiliki warna yang lebih menarik dibandingkan jenis lain. Bawang ini ketika ditimbang pun juga lebih berat jika dibandingkan dengan jenis lainnya,” ujarnya.

Sektor Primer

Sektor pertanian sebagai salah satu sektor primer, memang masih memberikan kontribusi cukup besar bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karanganyar. Sektor pertanian diperinci menjadi subsektor Tanaman Bahan Makanan, Perkebunan, Kehutanan, Peternakan, dan Perikanan.

Pertanian tanaman bahan makanan merupakan salah satu sektor produk kebutuhan pokok hidup rakyat. Kabupaten Karanganyar sebagian tanahnya merupakan tanah pertanian yang berpotensi cukup baik bagi pengembangan tanaman agro industri.

Menurut Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar, selama 2009, diperoleh produksi padi sawah sebanyak 281.234 ton, jagung sebanyak 65.675 ton, ubi kayu sebanyak 159.837 ton dan kacang tanah sebanyak 6.328 ton.

Tanah di Matesih, Tawanagmangu, Ngargoyoso, dan Jenawi sangat potensial untuk tanaman sayur-sayuran, seperti bawang merah, bawang putih, kobis, sawi, cabe, tomat, dan buncis.

Kabupaten Karanganyar juga memiliki Stasiun Lapangan Kebun Tlogo Dlingo dan Balai Besar Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2TOOT) di Tawangmangu.